civil engeenering

teknik sipil wordpress

perkerasan jalan

Leave a comment

ilmu sipil – Perkerasan jalan,terdapat 4 bagian :

  1. Tanah dasar (Sub Grade)
  2. Perkerasan bawah (Sub base course)
  3. Perkerasan atas (Base course)
  4. Lapis permukaan (Surface course)

Konstruksi Perkerasan Aspal

Proses Pelaksanaan Perkerasan Jalan :

  1. Pembersihan Lapangan
  2. Penghamparan Batuan
  3. Penyiraman Aspal Emulsi
  4. Penghamparan Agregat
  5. Pemadatan
  6. Siap Dilalui Lalu Lintas

Pembersihan Lapangan

Sebelum penghamparan, dilakukan pembersihan,pengeringan dan pemadatan (jika perlu) lahan

Penghamparan Batuan

Penghamparan

Pemadatan

Penyiraman Aspal Emulsi

  • Prime Coat : Jika berupa base course/Sub grade.
  • Tack Coat : Jika berupa aspal.

Prime Coat dan Tack Coat menggunakan aspal sprayer

Pemberian Prime Coat

Pemberian Tack Coat

Peralatan Alternatif di Lapangan

Batang Penyemprot Aspal Distributor

Bejana atau kaleng untuk menebarkan aspal secara langsung

Penghamparan Agregat

Penghamparan agregat dilakukan dengan CHIP SPREADER /alat lain secara merata dengan tebal penghamparan kurang lebih 20 mm.

Jenis agregat aspal

Bahan

  1. Screneng
  2. Abu batu
  3. Air bersih
  4. Aspal Emulsi

Pemadatan

Pemadatan dilakukan dengan Tyre Roller 8-12 ton dengan kecepatan 5 km/ jam, sampai agregat tertanam baik +/- (4 lintasan). Pada kondisi terpaksa bisa menggunakan Tandem Roller, namun hasilnya kurang baik.

Jenis-jenis Alat Pemadat

Siap dilalui Lalu lintas

Setelah pemadatan selesai,bisa dilalui lalu lintas. Selama +/- 1 jam diusahakan kecepatan  lalu lintas 30 km/jam, setelah itu baru bisa kecepatan normal.

Slurry Seal

Lapisan tipis dengan tebal maks 10 mm yang terletak di atas hamparan aspal (bentuk seperti bubur).
Fungsi slurry seal :
  • Sebagai lapisan penutup(Sealing layer)
  • Sebagai lapis anti licin
  • Menutup retak rambut
  • Pelindung lapisan di bawahnya karena kedap air
  • Membuat permukaan tidak berdebu
Sifat-sifat slurry seal :
  • Tidak mempunyai nilai struktur
  • Kedap air,kenyal dan tidak licin
Bahan slurry seal :
  • Screneng (0-8)
  • Abu batu
  • Semen
  • Air bersih
  • Aspal emulsi
  • Semen (bila perlu)

Proses Pengerjaan

  • Bahan2 dicampur sehingga berbentuk seperti bubur
  • Tuangkan SLURRY SEAL kedalam spreader box perlahan-lahan
  • Jalankan Pan Mixer dengan alat penarik
  • Slurry Seal tidak perlu dipadatkan
  • Proses pengerasan tidak melalui pemadatan tetapi penguapan
  • Sehingga lalu lintas harus ditutup +/- 2 jam(kondisi panas)

Slurry Seal tidak boleh dihamparkan pada kondisi mendung atau hujan

Marka Jalan

Bahan :

  • Glassbead
  • Thermoplastic

 
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.